Rabu, 02 Januari 2019

PETA SITUS PELITA KEBAJIKAN

  • PETA SITUS PELITA KEBAJIKAN
  • SITEMAP AJARAN SUKHAVATI
  • Artikel
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal~Pendahuluan
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 01-10
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 11-20
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 21-30
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 31-40
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 41-50
  • Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal 51-55
  • Kamis, 19 Januari 2017

    Anjing bernamaskara pada rupang Buddha


    Anjing bernamaskara pada rupang Buddha

    Segala bentuk kehidupan memiliki Jiwa Kebuddhaan, perasaan emosional baik suka, duka, sedih dan senang, dia juga memahaminya. Pertemuan hari ini merupakan perpisahan jangka panjang dari masa kehidupan lampau. Amituofo!

    Makhluk hidup memiliki naluri kehidupan, jati diri yang tidak sama namun Jiwa KeBuddhaan adalah sama. Semoga semua makhluk ber-sarana (berlindung) pada Triratna (Buddha, Dharma dan Sangha), menfokuskan pikiran melafal Amituofo bertekad terlahir ke Alam Sukhavati di penjuru barat, pulang kembali ke kampung halaman kita bersama. Amituofo!

    (Sharing artikel dari sahabat Dharma di internet)  


    狗狗拜佛

    生命皆有佛性,喜怒哀樂,它何嘗不懂。今生的每一次相遇,都是前世的久別重逢。阿彌陀佛!
    萬物有靈,身份不同,佛性一樣。一念之慈萬物皆善。願所有的眾生都能皈依三寶,一心念佛求生西方極樂世界,回歸我們共同的家園。阿彌陀佛!

    (
    佛友網路文章分享)


    Kamis, 09 Juli 2015

    Gan Ying Pian Bgn 55 Cerita



    Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal
    Bagian 55 ~ Cerita


    niàn
    yuàn
    xiū





    Cerita :
    Pada masa Dinasti Tang hiduplah seorang yang bernama Li De-yu, ketika masih menjabat sebagai perdana menteri menjalin ikatan permusuhan dengan banyak orang. Kemudian Li De-yu dipecat dari jabatannya, lalu dibuang ke pengasingan di Pulau Hainan.

    Ketika berada di tempat pengasingan, suatu hari dia melihat di dinding sebuah vihara tergantung belasan labu (yang bentuknya menyerupai botol arak), hatinya merasa amat heran; lalu bertanya pada anggota Sangha di vihara tersebut, Bhiksu itu menjawab pertanyaan Li De-yu : “Ini adalah abu kremasi manusia! Orang-orang ini oleh karena menyinggung perasaan mantan perdana menteri Li De-yu, sehingga dibuang ke pengasingan di Pulau Hainan ini, lalu meninggal dunia di sini.

     Saya melihat mereka mati di kampung halaman orang lain, jasadnya juga tidak ada yang menguburnya, sungguh memprihatinkan, sehingga timbul rasa kasihan pada mereka, maka memperabukan jasad mereka, menyimpan abu kremasi di dalam labu tersebut, menanti anak cucu mereka datang membawa abu kremasi mereka pulang ke kampung halaman masing-masing!”

    Setelah mendengar ucapan Bhiksu itu, Li De-yu ketakutan dan kabur melalui sisi belakang, hatinya jadi hancur lebur, beragam perasaan berkecamuk di dadanya, pedih bagaikan disayat belati, begitu sakitnya hingga menemui ajalnya.



    Kata Sejahtera :
    Tuan Yu Tie-qiao berkata : “Orang lain menggunakan kekuasaan menindas diriku, saya akan menggunakan kelapangan hati untuk memaafkan tindakannya yang menyimpang; dengan demikian dapat menyapu bersih rintangan awan gelap yang berlapis-lapis di dalam hati, memadamkan kobaran api niat balas dendam di dalam hati”. Maka itu insan mulia takkan mengingat dendam yang telah berlalu!



    Risalah Balasan Dan Ganjaran Setimpal ~ Selesai





    集福消災之道
    (五十五)


    念怨不休。


    故事:

    唐朝的李德裕,在做宰相的時候,和許多人結下了不少的冤仇。後來李德裕被貶官,謫放到珠崖(也就是現在的海南島);有一次在珠崖,他見到一座佛寺的牆壁上,掛了十幾個葫蘆,心中感到十分的奇怪;就詢問寺裡的僧人,僧人告訴李德裕說:「這都是人的骨灰啊!這些人都是因為得罪了當權的宰相李德裕,因而被貶官流放到珠崖,也就死在這裡;老僧看到他們客死他鄉,屍體無人掩埋,實在是太悲慘了;所以憐憫同情他們,就把他們的遺骨焚化了,放在葫蘆裡面,等待他們的子孫來領取帶回家鄉啊!」李德裕聽老僧這麼一說,嚇得直向後面倒走,而且心痛如絞,竟然痛到死掉。

    【嘉言】

    于鐵樵先生說:「別人用勢力加在我的身上,而我則以寬宏的度量,來容忍他這種偏差的行為;這樣就可以掃除內心層層障礙的烏雲,熄滅心中想要報復的星星之火了。」所以君子是不念舊惡的啊!

    感應篇彙編白話節本卷二終

    節錄自:
    集福消災之道—感應篇彙編白話節本(卷二)